Rabu, 14 Maret 2012

John Titor si "Timetravel"

Seseorang yang mengaku dari tahun 2036 datang ke tahun 2000 untuk memposting di forum internet, mengaku sebagai prajurit amerika di tahun 2036 mengemban misi ke tahun 1975 untuk mengambil komputer portable pertama di dunia yaitu IBM 5100, dan mampir di tahun 2000-2001 untuk melihat keluarganya.
adapun pro dan kontra terhadap orang ini di forum menjadi topik hangat saat itu, karena dia dapat membuktikan hal-hal yang akan terjadi di masa dpn, dia juga mengupload foto mesin waktu nya, cara kerjanya, dan juga menyebarkan formula ilmiah mesin waktu tersebut di forum.
Beberapa orang di forum mulai memberondong John Titor dgn beragam pertanyaan, kesimpulan yang di dapat bahwa JOhn Titor adalah orang yg cerdas dan mempunya ilmu pengetahuan science yg mendalam, meski JOhn mengaku spesialisasi di History bukan di bidang komputer maupun science.

Minggu, 11 Maret 2012

Sistem Reproduksi Jantan & Betina (Praktikum histo III)

BAB I
 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tubuh manusia terdiri dari berbagai sistem organ, salah satunya adalah sistem reproduksi. Sistem reproduksi mempunyai arti penting bagi makhluk hidup untuk meneruskan spesiesnya. Sistem reproduksi yang dibahas pada praktikum kali ini adalah sistem reproduksi pada manusia yang meliputi jantan dan betina.
Praktikum kali ini menggunakan preparat yang menampilkan bagian-bagian dari sistem reproduksi jantan dan betina. Sistem reproduksi jantan terdiri atas sepasang testis, saluran testis, skrotum, sekumpulan duktus, kelenjar pelengkap yang berhubungan dengan saluran penis. Fungsi utama dari alat reproduksi jantan adalah menghasilkan sel kelamin jantan atau sel sperma yang mampu membuahi sel kelamin betina. Sistem reproduksi betina terdiri atas ovarium, tuba fallopi, uterus, serviks, vagina, serta bagian-bagian pelengkapnya yang mendukung terbentuknya generasi baru dari spesies tersebut. Fungsi utama dari alat reproduksi betina adalah menghasilkan sel telur atau sel ovum.

B. Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum kali ini yaitu :
1.    Mempelajari struktur yang menyusun sistem reproduksi jantan dan betina


Jaringan Otot (Praktikum histo II)

BAB I 
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh dengan kontraksi sebagai tugas utama. Otot menyebabkan suatu organisme maupun menggerakkan organ dalam organisme tersebut. Di dalam otot terdapat protein kontraktil yang membuat otot dapat berkontraksi. Jaringan otot bertanggungjawab untuk pergerakan tubuh.
Jaringan otot menyusun 40 % hingga 50 % berat total tubuh manusia dan tersusun atas serabut-serabut otot. Jaringan otot sebagian besar terdiri atas sel-sel yang berbentuk serabut-serabut dengan ukuran panjang bervariasi dan dapat dikatakan tidak mengandung matriks. Sel-sel tersusun dalam berkas-berkas yang dibungkus jaringan pengikat. Jaringan otot mempunyai daya kerut yang cukup tinggi, panjangnya dapat menyusut sampai separuh atau sepertiga panjang normal. Jaringan otot pada dasarnya juga mengandung jaringan ikat yang biasanya menyelubungi otot. Jaringan otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu jaringan otot lurik, otot polos dan otot jantung.

B. Tujuan

Adapun tujuan dari praktikum kali ini yaitu :
1.   Mempelajari ciri-ciri jaringan otot
2.   Membandingkan struktur histologis jaringan otot rangka, otot jantung dan otot polos


Struktur & Substansi Ekstraseluler sel (Tugas)



1).   Uraikan dan tafsirkan
a.  struktur sel
b.  substansi ekstraseluler sel
Jawab :
            a.     Ada dua tipe sel yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik.
Struktur
Prokariotik
Eukariotik
Macam Organisme
Bakteri dan
Sianobakteria (Algae hijau-biru)
Algae umumnya,
Fungi, Protozoa,
Plantae, animalia
Ukuran sel
<1-2 x 1-4   (mikron)
> 5   (mikron)
Struktur genetik:
- Membran inti
- Jumlah kromosom
- Mitosis
- DNA inti
- DNA organel
- % G+C DNA

Tidak ada
1 (siklis)
tidak ada
tidak terikat histon
tidak ada
28-73

ada
> 1
ada
terikat histon
ada
+ 40
Struktur dalam sitoplasma:
- Mitokondria
- Kloroplas
- Ribosom plasma
- Ribosom organel
- Retikulum
  endoplasmik
- Aparat golgi
- Fagositosis
- Pinositosis

Tidak ada
Tidak ada
70 S*)
tidak ada
tidak ada

tidak ada
tidak ada
tidak ada

Ada
Ada / tidak ada
80 S*)
ada (70 S*))
ada

ada
ada / tidak ada
ada / tidak ada

Jaringan Epitel & Jaringan Ikat (Praktikum histo I)

BAB I 
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tubuh manusia terdiri atas banyak sel. Sel ini berkumpul menjadi satu kesatuan sehingga membentuk suatu jaringan yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan penyusun organ-organ tubuh hewan dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu jaringan epitel, jaringan otot, jaringan ikat dan jaringan saraf.
Jaringan epitel merupakan jaringan yang terdapat hampir diseluruh tubuh hewan. Jaringan epitel sangat penting karena termasuk jaringan penutup yang menutupi tubuh bagian luar dan tubuh bagian dalam. Jaringan epitel diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, yaitu berdasarkan asal, bentuk sel dan susunan sel.
Jaringan ikat berbeda dengan jaringan epitel, jaringan ikat mengandung matriks yang sangat banyak. Jaringan ikat dibedakan atas tiga macam jaringan yang masing-masing dapat dibagi lagi menjadi jaringan-jaringan yang lebih khas yaitu jaringan ikat sebenarnya, jaringan ikat rangka tulang rawan hialin dan jaringan ikat cair.

B. Tujuan

      Adapun tujuan dari praktikum kali ini yaitu :
1.         Mempelajari ciri-ciri jaringan epitel dan jaringan ikat
2.         Mempelajari struktur histologis macam-macam jaringan epitel dan jaringan ikat

Jaringan Epithelium pada Hewan (Makalah)

BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Tubuh manusia terdiri atas banyak sel. Sel ini berkumpul menjadi satu kesatuan sehingga membentuk suatu jaringan yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jaringan penyusun organ - organ tubuh hewan dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu jaringan epithelium, jaringan otot, jaringan ikat dan jaringan saraf. Dalam makalah ini hanya akan dibahas tentang jaringan epithelium. Jaringan epithelium sangat penting dalam tubuh, karena jaringan epithelium termasuk jaringan penutup yang menutupi tubuh bagian luar dan tubuh bagian dalam. Jaringan epithelium terdiri dari sel dengan batas yang jelas dan terletak rapat satu sama lain. oleh karena itu, jaringan epithelium dapat dikatakan sebagai jaringan yang seluler. Tidak ada pembuluh darah dalam jaringan epithelium, sehingga zat makanan diberikan ke jaringan secara difusi dari pembuluh darah kapiler yang terletak di jaringan di bawahnya.

B. Tujuan
           Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu :
1.        Mengidentifikasi sifat umum dari jaringan epithelium.
2.        Mengidentifikasi fungsi dari jaringan epithelium.
3.        Mengidentifikasi klasifikasi dari jaringan ephitelium.
4.        Mengidentifikasi hubungan antar sel ephitelium.
5.        Mengidentifikasi spesialisasi permukaan ephitelium.

Analisis Kuantitatif Mikroba (Praktikum mikro VII)

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Tanah, air dan udara merupakan tempat atau sarang mikroba. Untuk mengetahui serta menghitung jumlag sel mikroba yang terkandung pada tempat-tempat tersebut tidaklah mudah. Terdapat tahapan serta teknik tertentu untuk dapat mjenghitung jumlah mikroba yang terkandung dalam suatu suspensi.
Dalam praktikum kali ini dilakukan dua metode perhitungan, namun sebelum melakukan perhitungan dilakukan pengenceran untuk memperkecil jumlah suspensi mikroba. Terdapat dua cara dalam memperkecil jumlah suspensi mikroba, yaitu metode hitungan cawan (Technique Plate Count/TPC) dan metode hitungan ”Most Probable Number”/MPN.

B.   Tujuan
Adapun tujuan percobaan ini adalah Untuk mengetahui uji kuantitatif pertumbuhan pada  mikroba dan teknik pengenceran.